Articles

Pemikiran Anselmus Tentang Iman dan Eksistensi Tuhan

In Kajian Tokoh on February 4, 2011 by 4mild

A. Pendahuluan
Banyak pemikir, baik dari kalangan barat maupun timur, baik respon mapun ide yang mendiskusikan tentang agama. Pada pembahasan kali ini, pemakalah mencoba untuk memaparkan yang merupakan salah satu topik dalam diskusi filsafat agama. Pemikir yang akan dibahas pada kali ini adalah seseorang berkebangsaan Itali yaitu Anselmus.
B. Pembahasan
Anselmus lahir di Aosta yaitu sebuah kota kecil di Italia Utara pada tahun 1033. Pada tahun 1059, ia pergi ke biara Benediktin di Bec, Normandy, yang merupakan salah satu pusat ilmu pengetahuan saat itu dan pada tahun 1078, ia memakai nama abbot yaitu pemegang pintu puncak.
Anselmus adalah seorang terpelajar sekaligus seorang ahli dalam agamanya, Kristen. Dia mencoba untuk menjadikan logika sebagai alat dalam memahami iman. Meskipun Anselmus mengetahui alkitab dengan baik, akan tapi ia ingin membuktikan doktrinnya dengan cara menguji kekuatan logika manusia, namun selalu imanlah yang mendasari semua itu.
Dalam perkataan Anselm yang terkenal tertulis pada karyanya yang berjudul Proslogium, yang pada awalnya berjudul Fides Quaerens Intellectum (Iman Mencari Pengertian), yaitu “saya tidak berusaha untuk memahami apa yang mungkin saya percaya, tetapi saya percaya agar dapat memahami. Karena ini juga saya percaya, bahwa jika saya tidak percaya, maka saya tidak dapat memahami. Maksud dari pernyataan ia adalah bahwa dalam mencari kebenaran, iman harus dimiliki terlebih dahulu, bukan sebaliknya mengutamakan pencarian akan kebenaran dari pada iman. Dengan kata lain, ia menyatakan bahwa rasio manusia membutuhkan ide mengenai suatu zat yang sempurna, oleh sebab itu, zat tersebut harus ada. Oleh karena itu, ide ini telah menghiasi pemikiran banyak filosof dan teolog sepanjang masa.
Pada pemikiran Anselm, ia dipengaruhi oleh oleh pemikiran Agustine, bahkan tidak hanya menegaskan pandangan Agustine, akan tetapi mengembangkan pemikirannya. Adapun pengaruh Agustine terhadap Anselm ada 3 , yaitu pertama, dalam hal hubungan antara iman dan akal, Anselm beranggapan bahwa aman dan akal itu sesuai dan saling mendukung. Kedua, bahwa Tuhan memberikan landasan bagi eksistensi dan kerangka dasar makna yang membuat hidup dapat dimengerti dan berarti. Ketiga, kebebasan manusia dan pengalaman mengenai kejahatan.
Setelah pemaparan yang ringkas tentang iman dan akal menurut Anselm, sekaligus stimulus untuk bahan diskusi selanjutnya, pemakalah mencoba untuk menjelaskan tentang eksistensi Tuhan menurut Anselm. Dalam bukunya Cur Deus Homo (Mengapa Tuhan Menjadi Manusia), merupakan penjelasan atas usaha untuk menyatakan bagaimana Kristus Mengampuni dosa manusia? Yang merupakan salah satu kejadian penting dalam sejarah teologi Kristen.
Dalam bukunya “Mengapa Allah Menjadi Manusia” (bahasa Latin: Cur Deus Homo) yang diterbitkan pada tahun 1908, Anselmus menuliskan teori tentang bagaimana kematian Kristus di kayu salib, yang mendamaikan manusia dengan Allah. Menurut Anselmus, Allah adalah Tuhan alam semesta, yang kemuliaannya dinodai oleh dosa manusia. Meskipun Ia ingin mengampuni manusia, agar ketertiban moral pulih kembali di jagat raya, Ia tak dapat begitu saja “menutup mata” atas dosa. Harus diadakan pengorbanan, sesuatu yang setimpal dengan pelanggaran itu. Menurut Anselmus, Karena dosa itu berasal dari manusia, pengorbanan itu juga harus dilakukan oleh manusia. Namun manusia tidak dapat mempersembahkan pengorbanan setimpal. Oleh karena itu, Kristus menjadi penebus dengan mati di kayu salib. Kematian Kristus sangat peting untuk memenuhi kemuliaan Allah yang telah dinodai oleh dosa manusia. Dosa manusia juga merusak tatanan keteraturan dunia oleh karena itu, kematian Kristus juga memulihkan tatanan dunia yang sudah berantakan.[1]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: